Catatan Tips Program Hamil

Mungkin banyak orang yang kurang setuju dengan pasangan yang memutuskan memiliki anak dalam jarak usia dekat. Dengan berbagai alasan tak kurang yang memandang sebagian orang tua kesundulan egois tak memikirkan nasib si kakak ketika adik lahir.

Namun benarkah demikian? Yang sebenarnya banyak dari orang tua kesundulan yang memutuskan tidak menunda-nunda kehamilan ke-dua karena pengalaman pahit saat penantian buah hati pertama yang cukup lama.
Saya pribadi menanti kehamilan hampir 5 tahun lamanya hingga saya mendapatkan hasil positif di test pack saya. Hal ini sebenarnya tak sebanding jika dibandingkan dengan beberapa teman lainnya yang lebih lama penantiannya dari saya.
Dari pengalaman menanti buah hati yang cukup lama kami jadi banyak sharing dan banyak belajar bersama. Beberapa tips yang saya dapat dari teman-teman diantaranya,

  • Tidak boleh terlalu stres. Semakin kita stres maka bisa mengacaukan hormon dalam tubuh kita.
  • Belajar bersabar, dengan belajar bersabar hati kita akan menjadi tenang sehingga bisa menstabilkan hormon dalam tubuh kita.
  • Menjaga pola makan kita, dengan mengurangi makanan-makanan yang kurang sehat bagi tubuh kita. misalnya : makanan fast food atau junk food, minuman soft drink, dsb
  • Menjaga pola hidup dengan rajin berolah raga. Olah raga yang sering menjadi pilihan kami diantaranya senam Body Language, dengan alasan karena senam BL tersebut tidak terlalu berat namun bisa melancarkan alirah darah ke arah rahim. Asumsinya ketika aliran darah ke rahim lancar, maka nutrisi dan oksigen ke rahim juga lancar, rahim pun menjadi sehat.
  • Mencoba beberapa terapi alternatif, seperti bekam, akupuntur, akupresure, dsb. Saya sendiri saat promil lebih memilih akupuntur. Apapun terapi alternatif yang dipilih yang penting rutin untuk dijalani, tidak setengah-setengah.
Mencoba Beralih Sehat

Selain itu, ada juga terapi alami yang dipercaya turut membantu keberhasilan program hamil, yaitu dengan bantuan :

  • Jus 3 Diva. Jus 3 Diva ini terdiri dari Wortel, Apel, dan Tomat. Jika menurut buku yang saya baca jus dengan komposisi 3 diva tersebut merupakan jus kebugaran. Dengan meminum jus tersebut diharapkan tubuh menjadi bugar sehingga kehamilan lebih mudah didapatkan
  • Royal jelly. Royal jelly ini dipercaya bisa membantu meningkatkan kesuburan.
  • Serbuk kurma. Serbuk kurma ini biasanya didapat dari oleh-oleh kerabat sepulang berhaji atau berumroh. Menurut beberapa teman karena baunya yang “amazing” maka beberapa mengakalinya dengan meminum bersama madu.
  • Kayu manis yang dicampur madu. Meminum campuran kayu manis dan madu ini dipercaya bisa meningkatkan kesuburan. Ada dua macam kayu manis yang dijual dipasaran, yaitu yang bentuk kayu dan serbuk. Sebenarnya hampir sama, namun karena berbentuk kayu ada kemungkinan zat-zat yang dibutuhkan tidak larut air, sehingga disarankan untuk terapi promil sebaiknya menggunakan yang bentuk serbuk saja.
  • Teh hijau. Seperti halnya kayu manis dan madu, teh hijau juga dipercaya bisa meningkatkan kesuburan. Namun, tak semua cocok meminum teh hijau, seperti diungkapkan beberapa teman ada yang merasa jadi susah tidur setelah minum teh hijau, ada juga yang merasa perut sebah setelah meminum teh hijau.
Sesekali Boleh Lah Yah…Untuk Melepas Penat

Tak cukup sampai disitu saja, ada beberapa tips yang mungkin dianggap aneh dan sepele tapi menurut saya sedikit masuk akal, diantaranya :

  • Untuk para suami disarankan menggunakan celana dalam berwarna putih, dan menghindari warna gelap terutama hitam. Alasannya warna gelap terutama hitam menyerap panas, sehingga ini tentu tidak baik untuk sel sperma. Sebaliknya warna putih melepas panas.
  • Setelah memarkirkan sepeda motor ditempat panas disarankan untuk para suami tidak langsung mendudukinya, dikuatirkan dengan menduduki jok sepeda motor panas tadi, sel sperma yang harusnya sehat menjadi banyak yang mati akibat suhu yang tinggi. Seperti kita ketahui sel sperma tidak bisa hidup pada suhu yang tinggi.
  • Mengingat radiasi ponsel tidak baik untuk kesehatan terutama sel sperma, maka disarankan para suami tidak menyimpan ponsel di saku celana.
Wahai Suamiku, Jangan Menyimpan Hp di Saku Celana

Selain tips-tips diatas, satu hal yang tak boleh kita lupakan, yaitu berpasrah kepada Sang Pemberi Kehamilan. Seperti nasehat dari salah seorang teman, Kehamilan itu hak prerogatif dari Allah SWT. Sehingga tidak bisa lantas kita menjawab pertanyaan “kapan kita hamil?”.

Selain berusaha, dan rajin berdoa serta meminta kehamilan sehat disetiap shalat, saya juga mendapat saran dari salah seorang kerabat, yang setelah saya pikir-pikir sangat masuk akal. Beliau selalu mewanti-wanti untuk tidak melupakan kunci utama dari shalat, yaitu Bersuci diri. Menurutnya bisa jadi salah satu doa kurang diijabah jika cara bersuci kita kurang benar. Tak lupa ibu saya juga selalu menjadi alarm saya nomer satu untuk mengingatkan Shalat Tahajjud.

Bersyukur saya memiliki saudara, keluarga, dan sahabat yang selalu mengingatkan serta mensupport saya selama menjalani program hamil. Jika mengingat semua perjuangan tersebut terselip doa agar semua teman-teman yang sedang menanti kehamilan terutama sahabat-sahabat saya di komunitas AIH bisa segera mendapatkan kehamilan yang sehat dan lancar. Amin.

10 comments
  1. Waaah aku baru tau yang tentang motor itu mbak.. Semoga teman-teman yang belum dikaruniai keturunan, bisa disegerakan oleh yang di atas ya mbak.. Aaaaaamiinn.

  2. Amin… Iy mbak yang motor itu makanya untuk beberapa yang paham biasanya jika memang terpaksa memarkirkan motor ditempat panas dan lama selalu diantisipasi dengan ditutupin lapisan kardus, dsb

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You May Also Like