Sukses Kopdar Kilat Berkat Sinyal Kuat Saat Momen Lebaran

Berbeda dari tahun-tahun sebelumnya, lebaran kali ini seperti yang saya ceritakan di Ketika Baktiku pada Nenek Duo Al Menjadi Baktiku pada Yayah Duo Al, saya berlebaran di rumah mertua.

Seperti pengalaman yang sudah-sudah saya selalu bermasalah dengan sinyal hp. Jadi sudah bisa dibayangkan ketika saya berada dirumah mertua, maka ketika itu juga saya harus rela ketinggalan berita-berita penting di medsos. Halah bilang aja nggak bisa ngerumpi di medsos. Hihihi…

Eit tapi berbeda untuk tahun ini…asli suwer sumpah yang ini berdasarkan beberapa pengalaman pribadi yak…jadi beberapa bulan yang lalu saya dapat cipratan modem smartfren dari ibu saya…asyikkk…ibu saya yang satu ini memang meskipun galaknya ampun-ampunan tapi kalo urusan ciprat menciprat baiknya luar biasa. Serius deh ibu saya yang satu ini memang dermawannya luar biasa. uhuk…ibunya dipuji-puji sendiri 😀

Ternyata didukung dengan sinyal 4G LTE #4GinAja sinyal modem smartfren sekarang ini benar-benar kuat meskipun berada dipelosok. Bahkan ketika berkunjung ke kota Jombang untuk mengikuti halal bihalal keluarga. Berkat sinyal kuat tersebut saya sukses kopi darat (kopdar) sekaligus menyambung silaturrahmi dengan Bunda Elok salah satu teman dari komunitas the sundulers. Meski cuma sebentar karena diburu waktu harus kembali lagi ketempat halal bihalal keluarga besar, namun saya cukup bersyukur bisa bertemu dengan Bunda Elok yang ramah bersama anaknya. Maaf ya Bunda Elok kopdarnya benar-benar kilat (khusus).

Kopdar Bersama Bunda Elok

Setelah hampir seminggu saya berlebaran maka tiba waktunya saya harus kembali ke peradaban, bergulat dengan panas dan macetnya kota metropolitan.

Ketika kembali, sebelum tiba dirumah saya menyempatkan untuk bisa bertemu dengan salah satu teman lainnya di komunitas The Sundulers. Sebut saja Bunda April, kebetulan Bunda April ini termasuk wanita super sibuk sehingga saya harus benar-benar bisa mendapatkan jadwal kosongnya.

Sedikit gambling berbekal info update status lokasi di FB yang menurut saya Bunda April ini sedang bernostalgia keliling kota kelahirannya, sembari otw dijalan, saya menghubungi Bunda April via chat. Sebenarnya waktu kejar-kejaran ini saya jadi teringat masa SD ketika ikut ekskul pramuka. Disitu biasanya kami ada permainan “Tebak aku ada dimana”. Berbekal dengan clue yang ada kami mencari lokasi teman kami yang bersembunyi. Jadi seru banget apalagi waktu saya akhirnya sukses bertemu dengan Bunda April. Oh ya, kebetulan bunda April saat ini kalo nggak salah domisilinya di Jakarta (semoga saya nggak salah), sehingga saya benar-benar berusaha bela-belain bisa ketemu Bunda April di momen lebaran ini.

Meski singkat, tapi saya senang sekali bisa bertemu dengan Bunda April ini. Tanpa membuang waktu saya langsung nodong Bunda April buat foto bareng. Sebagai bukti otentik kalo saya pernah kopdar sama Bunda April. Padahal kopdarnya cuman kilat doang. Maunya sih ngobrol lama, tapi karena saya tahu Bunda April masih banyak keperluan, jadi saya memutuskan buru-buru undur diri.

Karena Terburu-Buru Fotonya Jadi Kurang Fokus

Alhamdulillah lebaran kali ini saya berhasil kopdar sekaligus menyambung silaturrahmi dengan dua teman dari komunitas The Sundulers. Yang biasanya cuma sekedar nggejebres rumpi maupun sharing tentang hal-hal yang berhubungan dengan menjadi orang tua kesundulan di medsos sambil penasaran karena belum pernah bertemu langsung, sekarang sudah nggak perlu penasaran lagi.

Next time semoga kita bisa reunian lagi ya Bunda April dan Bunda Elok. Impian saya selanjutnya sih bisa kopdar juga dengan emak-emak The Sundulers lainnya, biar nambah sodara 😉

Noted :

Tulisan ini diikutkan dalam GA lebaran seru yang diadakan oleh keluarga biru
http://www.keluargabiru.com/2016/07/giveaway-lebaran-seru.html

18 comments
  1. temen2 kesundulan sih rata2 sepakatnya selama si kakak belum genap 2 tahun emaknya hamil lagi maka masuk kriteria kesundulan…hahaha…

    tengkyu keluarga biru semoga GA nya sukses ya

  2. Hahaha suamiku ndredek ketoke pas moto kita :))
    Alhamdulillah ya bisa kopdaran meski singkat, makasih juga wingkonya, next time request bandeng raksasa ya wkwkwk 😀

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You May Also Like

My Dad is My Hero

Menjadi seorang ayah memiliki tanggung jawab besar yang harus dipikul karena harus bisa menjadi sosok yang bisa di…